Segala tentang INDONESIA ada disini.
Mulai dari artikel yang bersifat Nasionalisme, Pro dan kontra terhadap pemerintah, yang sedang terjadi sekarang di Indonesia, dan artikel bermanfaat yang lainnya.

Memperkenalkan, blog GARUDA SEJATI
Blog Nasionalisme milik anak Bangsa Indonesia !!
Blog ini dijual, bagi yang berminat langsung aja sms ke 0896 520 834 39
Tampilkan postingan dengan label Visit indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Visit indonesia. Tampilkan semua postingan

Sea Games 2011 INDONESIA

SEA Games 2011 Palembang - Jakarta diselenggarakan mulai 11 - 22 November 2011 di dua kota tuan rumah yaitu Palembang, Sumatera Selatan dan DKI Jakarta.
Sebanyak 11 negara akan memperebutkan 542 medali emas melalui 44 cabang olahraga.

Indonesia menjadi tuah rumah SEA GAMES ke-26 ini ditentukan dalam Rapat Dewan Federasi SEA Games di Bangkok, Thailand 6 September 2006. Tahun ini merupakan kali keempat Indonesia menjadi tuan rumah festival olahraga terbesar se-Asia Tenggara (1979, 1987, 1997, 2011).

Sebagai tuan rumah utama, Palembang akan berkonsentrasi di Jaka Baring Kompleks Olahraga dan Gelora Sriwijaya Palembang. Di Jakarta, tempat kompetisi akan berpusat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Panitia SEA Games atau biasa disingkat INASOC memastikan bahwa mereka akan membuat SEA Games ke-26 ini menjadi berkesan dengan memilih 11 November 2011 atau 11/11/11 untuk upacara pembukaan. Upacara pembukaan dan penutupan akan digelar di sepanjang tepi Sungai Musi dan bangunan bersejarah Benteng Kuto Besak.

LOGO SEA Games
Logo SEA GAMES berupa Garuda menggambarkan filosofi Garuda yang terbang tinggi di udara, di bawah nusantara Indonesia. Selain itu, sebagai simbol negara, Garuda sudah dikenal secara global dan diasosiasikan dengan Indonesia.

Logo ini diperkenalkan 15 Januari 2011 di acara kick off, 300 Hari menuju SEA Games di Tanah Airku Teater, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Secara fisik, Garuda melambangkan kekuatan dan kelepak sayapnya mewakili keagungan atau kemuliaan.

Pada logo, kepala diberi garis-garis merah melambangkan keberanian, semangat juang, semangat bermain yang juga mencerminkan nasionalisme tersebut. Garis-garis gunung yang hijau berbentuk melambangkan Pegunungan Alam dan garis-garis gelombang biru melambangkan kepulauan Indonesia.

Garuda adalah perkasa sebagai sosok pelindung, terbang tinggi di atas Bumi Pertiwi yang kaya sumber daya alam hutan, gunung dan maritim.

Semangat ini terbang dan menginspirasi atlet Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke. Bangga dengan negara mereka sendiri dan bersaing dalam sportivitas dengan negara-negara sahabat. Sebelas lingkaran oranye kecil yang menyerupai bentuk kelopak lingkaran besar adalah representasi dari 11 negara peserta.

MASCOT SEA Games
Seperti yang kita tahu, Kadal komodo sudah dikenal baik secara lokal maupun internasional. Komodo ini tinggal di bagian Timur kepulauan Indonesia selama jutaan tahun. Namun, manusia hanya melihat keberadaan mereka sekitar satu abad lalu.

Dengan ukuran tiga meter dan berat 130 kilogram, komodo merupakan kadal terbesar yang ada saat ini. Terlepas dari ukuran raksasa mereka, kadal komodo dikenali oleh berbentuk datar kepalanya, hidung bulat, kulit kasar, besar, kaki ditekuk, dan ekor panjang tapi kekar.

Sejauh ini populasi Komodo telah agak stabil, dengan angka mencapai 3,000-5,000 di Pulau Komodo, Gila Motang, Rinca, dan Flores. Sayangnya, komodo betina mengalami masalah dalam mengerami telur mereka dan disebabkan penyelundupan, bencana alam, menyebabkan komodo di ambang batas kepunahan.

Hal ini menjadikan Komodo sebagai kebanggaan nasional dijadikan maskot SEA Games 2011, Modo dan Modi. Sebagai maskot, Modo dan Modi digambarkan sebagai bekerja keras, adil, lembut, ramah, dan sangat baik. Semua karakter yang positif mewakili hati dan jiwa di Indonesia dan diharapkan menjadi landasan untuk membangun hubungan harmonis dan membangun kerja sama dengan negara-negara sahabat.


USA TODAY: Indonesia among the 10 great places for travel bargains in 2011



USATODAY.com has listed Indonesia as one of the 10 great places for travel bargains in year 2011. This year is still seen as a good time to travel. Even if budgets are limited, one only needs to look for the right place. Indonesia, with wide variety of attractions surely offers an abundance of choices at very affordable prices. Giving reference for information: www.indonesia.travel
 
Indonesia has been recognized as a bargain destination for a decade, and there’s no reason that it will change in 2011. Resort islands like Bali are easy to reach, and although the country is popular with Australians, most Americans don’t realize how much Indonesia has to offer. “It’s a whole chain of islands and it’s got everything: beaches, diving, mountains and culture” said Tim Leffel, author of The World’s Cheapest Destinations: 21 Countries Where Your Money is Worth a Fortune ($14.95, Booklocker.com Inc.).

As an archipelagic country, Indonesia is an endless chain of wonders. From popular destinations such as Bali or Yogyakarta, to more secluded getaways such as Raja Ampat or Derawan, the splendors of the country are found almost everywhere. Accommodations and transportations also vary, making every destination affordable both for backpackers and luxury travelers.
Tim Leffel said that when problems put a nation in the headlines, tourists often shun the whole region — even when it’s perfectly safe. “You can get a deal of a lifetime,” he said. Far from resenting foreign presence, local business owners are glad to have visitors filling hotels and restaurants.  Other countries included on the list are: Mexico, Nepal, Honduras, Vietnam, Greece, Ireland, Ethiopia, and the U.S.A.

Source: usatoday.com, Indonesia.Travel


11 Objek dengan Status “World Heritage” di Indonesia

Hingga tahun ini ada total 11 objek Indonesia dari sekitar total 890 objek dari seluruh dunia yang mendapatkan status World Heritage (warisan dunia) dari UNESCO. Objek-objek yang mendapatkan status World Heritage dapat memperoleh dana dari Dana Warisan Dunia di bawah syarat-syarat tertentu. Berikut ini adalah daftar-daftar objek di Indonesia yang mendapatkan status World Heritage dari UNESCO.

World Heritage of Nature

Indonesia memiliki 4 objek dengan status “World Heritage of Nature”. Objek-objek tersebut antara lain adalah:

1. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman yang menjadi taman nasional pertama yang diresmikan di Indonesia ini mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 1991. Taman nasional ini terletak di bagian paling barat dari Pulau Jawa. Taman yang juga meliputi wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil di sekitarnya seperti Pulau Handeuleum dan Pulau Peucang ini memiliki luas sekitar 1.206 km2, di mana 443 km2 di antaranya adalah laut. Sebenarnya, pada awalnya, taman ini merupakan daerah pertanian sampai akhirnya menjadi hancur lebur dan habis penduduknya akibat letusan Gunung Krakatau pada tanggal 27 Agustus 1883. Kejadian tersebut menyebabkan kawasan ini kembali menjadi hutan.

Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)

Saat ini kawasan tersebut dijadikan sebagai kawasan perlindungan untuk satwa langka badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya. Satwa langka lain yang dilindungi selain badak Jawa adalah banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), surili (Presbytis comata comata), lutung (Trachypithecus auratus auratus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus), kucing batu (Prionailurus bengalensis javanensis), owa (Hylobates moloch), dan kima raksasa (Tridacna gigas).

2. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 1991. Taman yang terletak di antara pulau Sumbawa dan Flores ini terdiri atas tiga pulau besar, yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil lainnya. Taman ini didirikan pada tahun 1980 untuk melindungi komodo serta habitatnya. Selain komodo, di taman nasional ini juga terdapat sekitar 277 spesies hewan lainnya yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari Asia dan Australia. Selain itu, terdapat pula sekitar 253 spesies terumbu karang di perairannya yang terkenal juga sebagai salah satu titik terbaik di dunia untuk menyelam. Kini, taman nasional ini juga masuk menjadi salah satu dari nominasi 7 keajaiban dunia.


3. Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz, Papua Barat diakui oleh UNESCO pada tahun 1999. Dengan luas wilayah sebesar 25.000 km2, taman nasional ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Kawasan ini juga merupakan salah satu di antara tiga kawasan di dunia yang memiliki gletser di daerah tropis. Taman ini memiliki keanekaragaman hayati yang mengagumkan. Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di taman ini berjumlah sekitar 630 jenis burung dan 123 jenis mamalia. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini yakni dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis dara/merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik di antaranya cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx). Satwa mamalia yang tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon.

4. Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera (Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan)

Warisan hutan hujan tropis Sumatera yang meliputi tiga taman nasional tersebut mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 2004.


Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) sendiri merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang secara administrasi pemerintahan terletak di dua provinsi, yakni Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. TNGL ini meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pengunungan tinggi yang diliputi oleh hutan lebat khas hujan tropis. Di kawasan TNGL ini, terdapat tumbuhan langka dan khas yaitu daun payung raksasa (Johannesteijsmannia altifrons), bunga raflesia (Rafflesia atjehensis dan R. micropylora) serta Rhizanthes zippelnii yang merupakan bunga terbesar dengan diameter 1,5 meter. Selain itu, terdapat tumbuhan yang unik yaitu ara atau tumbuhan pencekik.

Website resmi: http://www.gunungleuser.or.id/

Bunga Rafflesia arnoldi di Taman Nasional Kerinci Seblat

Sedangkan, taman nasional Kerinci Seblat merupakan taman nasional yang terbesar di Sumatera. Taman ini membentang ke empat provinsi, yakni Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Taman ini terdiri dari Pegunungan Bukit Barisan yang merupakan wilayah dataran tertinggi di Sumatera, mata air-mata air panas, sungai-sungai beraliran deras, gua-gua, air terjun-air terjun dan danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara, Gunung Tujuh. Taman nasional ini juga memiliki beragam flora dan fauna. Sekitar 4.000 spesies tumbuhan tumbuh di wilayah taman nasional termasuk bunga terbesar di dunia Rafflesia arnoldi, dan bunga tertinggi di dunia, Titan Arum. Fauna di wilayah taman nasional terdiri antara lain Harimau Sumatra, Badak Sumatra, Gajah Sumatra, Macan Dahan, Tapir Melayu, Beruang Madu dan sekitar 370 spesies burung.

Website resmi: http://www.kerinci.org/

Harimau Sumatera

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan termasuk dalam administrasi wilaya Lampung Barat dan wilayah Tanggamus, di mana keduanya adalah bagian dari Provinsi Lampung. Taman ini sangat kaya dalam hal keanekaragaman hayati dan merupakan tempat tinggal bagi tiga jenis mamalia besar yang paling terancam di dunia: gajah Sumatera (kurang dari 2000 ekor yang bertahan hidup saat ini), badak Sumatera (populasi global keseluruhan: 300 individu dan semakin berkurang drastis jumlahnya) dan harimau Sumatera (populasi global keseluruhan sekitar 400 individu). Taman ini masuk juga dalam Global 200 Ecoregions, yaitu peringkat habitat darat, air tawar dan laut di bumi yang paling mencolok dari sudut pandang biologi yang dibuat oleh WWF. Taman ini disorot sebagai daerah prioritas untuk pelestarian badak Sumatera melalui program Asian Rhino and Elephant Action Strategy (AREAS) dari WWF. Selain itu, IUCN, WCS dan WWF telah mengidentifikasi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sebagai Unit Pelestarian Macan (Wikramanayake, dkk., 1997), daerah hutan yang paling penting untuk pelestarian harimau di dunia. Terakhir, pada tahun 2002, UNESCO telah memilih daerah ini untuk diusulkan sebagai World Heritage Cluster Mountainous Area beserta Taman Nasional Gunung Leuser dan Kerinci Seblat.

Website resmi: http://www.tnbbs.net/

World Heritage of Culture

Indonesia memiliki 3 objek dengan status “World Heritage of Culture”. Objek-objek tersebut antara lain adalah:

1. Candi Borobudur

Candi Borobudur mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 1991. Merupakan candi Buddha yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini didirikan oleh penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Candi yang bila dilihat dari atas membentuk struktur Mandala (lambang alam semesta dalam kosmologi Buddha) ini tidak memakai semen sama sekali dalam pembangunannya, melainkan dengan sistem interlock (seperti balok Lego yang bisa menempel tanpa lem).

2. Candi Prambanan

Candi Prambanan mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 1991. Merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi yang terletak 17 km dari pusat kota Yogyakarta ini dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, yakni Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Candi ini memiliki tiga candi utama di halaman utama, yakni Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut merupakan lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu.

3. Situs Sangiran

Situs Sangiran diakui UNESCO pada tahun 1996. Merupakan sebuah situs arkeologi yang terletak di Jawa Tengah. Secara administratif terletak di kabupaten Sragen dan Karanganyar. Pada awalnya penelitian Sangiran adalah sebuah kubah yang dinamakan Kubah Sangiran. Puncak kubah ini kemudian terbuka melalui proses erosi sehingga membentuk depresi. Pada depresi itulah dapat ditemukan lapisan tanah yang mengandung informasi tentang kehidupan di masa lampau. Di situs ini, kita bisa menemukan banyak informasi soal sisa-sisa kehidupan masa lampau. Selain itu, terdapat informasi lengkap tentang sejarah kehidupan manusia purba dengan segala hal yang ada di sekelilingnya. Dari soal tempat hidup, pola kehidupannya, satwa yang hidup bersamanya sampai proses terjadinya bentang alam dalam kurun waktu tidak kurang dari 2 juta tahun yang lalu.

World Heritage of Intangible Culture

Di kategori ini, Indonesia memiliki 4 objek, yakni:

1. Wayang

Merupakan seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Pulau Jawa dan Bali. Sunan Kali Jaga dan Raden Patah sangat berjasa dalam mengembangkan Wayang. Para Wali di Tanah Jawa sudah mengatur sedemikian rupa menjadi tiga bagian. Pertama Wayang Kulit di Jawa Timur, kedua Wayang Wong atau Wayang Orang di Jawa Tengah, dan ketiga Wayang Golek di Jawa Barat. Masing masing sangat bekaitan satu sama lain. Yaitu “Mana yang Isi (Wayang Wong) dan Mana yang Kulit (Wayang Kulit) harus dicari (Wayang Golek)”. Pertunjukan wayang telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan sangat berharga (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Saat ini, wayang tidak hanya sebatas wayang kulit dan wayang orang saja, ada juga e-wayang yang keseluruhan proses pembuatannya menggunakan sarana dan fasilitas digital. E-wayang dapat dilihat melalui website http://e-wayang.org/

2. Keris

Keris mendapatkan pengakuan UNESCO pada tahun 2005. Keris yang saat ini kita kenal adalah hasil proses evolusi yang panjang. Keris modern yang dikenal saat ini adalah belati penusuk yang unik dengan bermacam bentuk. Selain digunakan sebagai senjata, keris juga sering dianggap memiliki kekuatan supranatural. Senjata ini sering disebut-sebut dalam berbagai legenda tradisional, seperti keris Mpu Gandring dalam legenda Ken Arok dan Ken Dedes.

3. Batik

Batik diakui sebagai World Heritage oleh UNESCO pada tahun 2009. Untuk merayakannya, Indonesia menjadikan setiap tanggal 2 Oktober sebagai hari batik nasional. Batik Indonesia memiliki motif bermacam-macam tergantung pada daerahnya.

4. Angklung

Angklung direncanakan akan mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tanggal 18 November yang akan datang. Alat musik bambu yang dapat menghasilkan suara sangat indah ini gemanya sudah terkenal hingga ke mancanegara.

sumber : indonesiaberprestasi.web.id


Indonesia Masuk Tim Penilai UNESCO


Indonesia kini masuk ke dalam tim penilai Unesco. Hal tersebut disampaikan Menbudpar Jero Wacik dalam jumpa pers akhir tahun 2010 Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (30/12/2010). “Waktu batik, angklung kita ajukan ke Unesco, itu ada tim penilainya. Kita deg-degan menunggu hasilnya. Tapi sekarang Indonesia masuk tim penilai Unesco. Kita ikut sekarang jadi dosen. Dulu kita jadi murid,” ungkap Jero.

Ia menambahkan 1 November 2011 akan ada kongres Unesco di Bali. Dalam kongres tersebut, Indonesia akan ikut serta menilai beberapa budaya yang akan disertifikasi. “Kita juga masukkan beberapa budaya untuk disertifikasi,” katanya. Dalam siaran pers, pengakuan dunia terhadap beberapa warisan budaya benda Indonesia saat ini masih dalam proses dan telah didaftarkan ke Unesco pada tahun 2010. Pendaftaran tersebut akan ditetapkan tahun 2011.

Warisan budaya yang terdaftar antara lain The Cultural Landscape of Bali Province: Pura Taman Ayun, Situs-situs DAS Pakerisan, dan Sawah Terasering Jatiluwih. “Tari Saman Aceh yang oleh Unesco telah ditetapkan dalam kategori Daftar Perlindungan Mendesak (Urgent Safeguarding List) tinggal menunggu keputusan sidang Unesco di Bali pada November 2011,” kata Jero. Sedangkan Tana Toraja Traditional Settlements akan diusulkan ke Unesco pada tahun 2011. Pencapaian Kemenbudpar di bidang kebudayaan tahun 2010 antara lain masuknya angklung dalam Daftar Representasi Budaya Takbenda Warisan Manusia (Representative List of Intangible Culture Heritage of Humanity) oleh Unesco menyusul wayang, keris, dan batik.


sumber : kompas.


riau akan dijadikan pusat Museum bahasa Melayu.

Pemerintah Provinsi Riau berniat akan membangun Museum Pusat Bahasa Melayu. Selain itu juga akan dibangun monumen Bahasa Melayu sebagai tanda ingatan masyarakat bahwa bahasa Melayu merupakan akar dari bahasa Indonesia.

“Rencana pembangunan museum dan monumen bahasa melayu ini, merupakan rekomendasi dari seminar nasional yang diikuti 20 utusan provinsi yang dilaksanakan di Pekanbaru kemarin,” kata Gubernur Riau, Rusli Zainal

.

Menurut Gubernur, hasil rekomendasi itu menyebutkan, perlunya dibangun meseum Bahasa Melayu di Riau nantinya akan dijadikan sumber pembelajaran baik untuk masyarakat tempatan atau masyarakat Indonesia pada umumnya. Bahasa melayu, dinilai telah menjadi ruh bagi puak melayu dan puak lain sebagai sebuah identitas bersama bagi negara-negara di Asia Tenggara.

“Dimana jumlah penutur bahasa ini tidak kalah dari penutur bahasa-bahasa besar dunia yang lain bahkan lebih banyak dari pengguna bahasa Perancis yang dinilai paling elok di dunia,” kata Rusli.

Sedangkan menurut Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa RI, Aminudin Azis, menyebut, bahasa melayu yang digunakan di Riau dan Kepri adalah asal bahasa Indonesia yang pernah terbina secara intensif pada pertengahan abad ke 19. Bahasa Melayu ini dipergunakan sebagai pemersatu bahasa pengantar kemasyarakatan di masa kerajaan Riau-Lingga.

“Bahasa Melayu tersebut terus berkembang sesuai dengan zaman dan kebutuhan bangsa Indinesia dalam hubungan kesejagatan. Jadi sangat wajar bila kita juga merekomendasikan Riau dan Kepri dijadikan pusat museum bahasa Melayu,” katanya.

Pemerintah Pusat serta masyarakat Riau dan Kepri, papar Aminudin, harus bersinergi untuk mengembangkan bahasa Melayu dengan tetap mempertimbangkan dinamika kebahasaan Melayu di masing-masing provinsi.

“Pemerintah Riau dan Kepri juga kita harapkan sebagai pelopor untuk mensinergikan pengembangan bahasa Melayu di kawasan bahasa Melayu lainnya baik di Indonesia dan negara serumpun Melayu,” katanya.

Gubernur Riau menambahkan, bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia perlu dilihat secara jujur karena ada pendapat dari pengamat bahasa dan budaya yang memandang asal muasal ini tidak penting. Sehingga bagaimana peranan bahasa Melayu Riau-Kepri yang telah dibina dan dipelihara oleh Raja Ali Haji dan para cendekiawan Riau masa itu, dalam perjalanannya hampir tidak pernah terungkap secara jujur.

“Dengan seminar yang mengambil tema sumbangsih bahasa Melayu sebagai asal bahasa Indonesia dikaitkan dengan azam mewujudkan bahasa Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara dan Citra Bhineka Tunggal Ika merupakan ungkapan jujur yang harus diakui oleh bangsa ini. Sebagai bentuk penghargaan perjuangan yang dilakukan Raja Ali Haji dan kawan-kawan dimasa lalu,” katanya.

“Khusus Riau dan Kepri, meski dipisahkan secara administrasi tetapi secara kultural tetap satu, sebagai Provinsi yang pada dasarnya satu Gubri mengajak untuk bersama mengembangkan bahas melayu sebagai bahasa persatuan bukan hanya nasional tetapi juga Internasional khususnya oleh negara-negara melayu di dunia,” tutup Rusli Zainal.


Ambon Tuan Rumah Pertemuan Pemuda Dunia 2011

Kota Ambon akan menjadi tuan rumah Pertemuan Pemuda Dunia (World Assembly of Youth) pada Februari 2011. “Pemuda dari 120 negara dijadwalkan menghadiri pertemuan yang penyelenggaraannya dipusatkan di monumen perdamaian dunia di pusat kota Ambon,” kata Ketua DPD KNPI Maluku, Zaharuddin Latuconsina, di Ambon, Selasa (28/12).

Ketua DPP KNPI, Ahmad Doli Kurnia, yang juga Wakil Ketua Pemuda Dunia, menyatakan penetapan Kota Ambon sebagai tuan rumah didasari pertimbangan ibu kota provinsi Maluku tersebut telah ditetapkan sebagai Situs Perdamaian Dunia ke-34.

Penetapan tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan Hari Perdamaian Dunia di Ambon pada 25 November 2009 yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Zaharuddin memastikan organisasi Pemuda Dunia menyepakati memilih Ambon sebagai tuan rumah karena Maluku saat ini dalam tahapan membangun pranata budaya setelah konflik sosial 1999-2003 yang meluluhlantakkan berbagai sendi kehidupan.

“Budaya Pela dan Gandong merupakan perekat kekentalan kehidupan orang basudara (saudara) sebagai warisan leluhur yang perlu dilestarikan, selanjutnya dipromosikan ke dunia internasional sehingga menjadi model kehidupan sosial dengan kemajemukan masyarakat maupun agama,” ujarnya.

Sumber: Republika


Bali: The Best Leisure Destination in Asia Pacific

Setelah sukses meraih predikat sebagai “The Best Island in The World” dari majalah Travel and Leisure terbitan Amerika Serikat sebanyak sembilan kali berturut-turut dari tahun 2001 hingga 2009, dan sebagai “The Best Spa Destination 2009″ dari sebuah majalah pariwisata terbitan Jerman, kini giliran Hongkong mengangkat pariwisata Bali. Tahun 2010 ini Bali dinobatkan sebagai “The Best Leisure Destination in Asia Pacific” oleh pembaca majalah Business Traveller terbitan Hongkong.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Drs Ida Bagus Subhiksu, MM, mengemukakan, penghargaan ini baru pertama kali diterima Bali. Pemberitahuan mengenai terpilihnya Bali sebagai “The Best Leisure Destination in Asia Pacific 2010″ tersebut disampaikan secara tertulis oleh Managing Director Majalah Business Traveller, Peggy Teo, kepada Bali Tourism Board (BTB). Oleh karena BTB bernaung di bawah Diparda Bali, Ketua BTB IB Ngurah Wijaya menyampaikan pemberitahuan tersebut kepada Kadiparda Bali.
Belum diketahui apa kriteria penilaian tersebut karena Peggy Teo hanya menginformasikan bahwa predikat Bali sebagai “The Best Leisure Destination in Asia Pacific 2010″ tersebut diberikan Business Traveller setelah majalah tersebut melakukan jajak pendapat kepada para pembacanya selama tiga bulan, mulai dari bulan April sampai dengan Juni 2010.
Subhiksu juga belum mengetahui destinasi pariwisata mana saja yang menjadi saingan Bali dalam jajak pendapat tersebut. Namun yang jelas, tambah Subhiksu, penyerahan penghargaan dijadwalkan pada 10 Oktober 2010 di Hotel Conrad, Hongkong.
Sumber: Kompas.Com


sea games 2011