Segala tentang INDONESIA ada disini.
Mulai dari artikel yang bersifat Nasionalisme, Pro dan kontra terhadap pemerintah, yang sedang terjadi sekarang di Indonesia, dan artikel bermanfaat yang lainnya.

Memperkenalkan, blog GARUDA SEJATI
Blog Nasionalisme milik anak Bangsa Indonesia !!
Blog ini dijual, bagi yang berminat langsung aja sms ke 0896 520 834 39
Tampilkan postingan dengan label Berita Dunia islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Dunia islam. Tampilkan semua postingan

Mubarak curi 700 miliar USD

KAIRO (Arrahmah.com) - Kejaksaan Mesir memanggil mantan presiden Mesir, Hosni Mubarak untuk beberapa pertanyaan, juga mantan Perdana Menteri, Ahmed Nazif, dalam rangka penyelidikan penggelapan dana publik dan pembunuhan terhadap pendemo, lapor Reuters. 




Dua putra Mubarak, Gamal dan Alaa, telah diinterogasi sebelumnya, yang terakhir tidak datang saat dimintai keterangan di kantor kejaksaan pada Minggu (10/4/2011).
Sebelumnya, sebuah rekaman video yang ditampilkan Al Arabiya memperlihatkan Hosni Mubarak mengatakan ia akan melakukan yang terbaik untuk menghadapi fitnah media tentang tuduhan kepadanya dan keluarganya dalam tindak pidana korupsi.  Kantor kejaksaan mengatakan bahwa peryataan Mubarak sama sekali tidak akan mempengaruhi jalannya penyelidikan.

Demonstrasi di Mesir yang menyeru pengadilan untuk Mubarak dan rekan-rekannya, berlangsung di Kairo sejak Jumat pekan lalu.  Selama itu, sedikitnya dua orang tewas dalam bentrokan dan puluhan lainnya terluka, otoritas baru Mesir ternyata masih menggunakan kekerasan untuk meredam demonstran.
Dewan Tertinggi angkatan bersenjata Mesir mengumumkan pada Sabtu malam bahwa siap menyebar tentara dan polisi untuk membubarkan massa di alun-alun Tahrir.

Sementara itu, Washington Post melaporkan bahwa otoritas Mesir mengklaim tengah mencari miliaran dollar tunai dan aset lainnya yang dijarah oleh Hosni Mubarak dari negara.
Menurut informasi yang ada, Mubarak diduga menggelapkan dana publik sebesar 700 miliar USD.
Kedutaan AS di Kairo menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan pihak berwenang Mesir dalam pencarian aset, yang sebagian besar berasal dari AS dalam bentuk bantuan luar negeri, keringanan pajak dan bantuan lainnya selama 30 tahun terakhir.
Menurut media lokal pada Minggu, unit militer tambahan disebarkan di pintu masuk dan keluar provinsi Sinai.  Seruan kepada rakyat untuk turun ke jalan pada Jumat ke kediaman Mubarak telah aktif beredar di Mesir.  Rakyat Mesir menuntut agar Mubarak diadili atas korupsi dan pengayaan diri dengan mengorbankan rakyat.

sumber: arrahmah.com


Palestina tidak akan pernah menyerah dengan Israel

GAZA- Wakil Kepala Gerakan Jihad Islam, Ziad Enkhaleh, mengatakan bahwa perlawanan Palestina tidak akan pernah menyerah kepada Israel.

Enkhaleh mengatakan kepada PressTV pada Minggu (10/4/2011) bahwa pilihan bangsa Palestina adalah melawan pendudukan dan tidak akan pernah berakhir sampai agresi Israel berhenti.
"Tidak akan pernah menyerah kepada Israel.  Agresi Israel tengah terjadi.  Kami akan terus merespon seluruh serangan Zionis.  Dan kami akan membela kehormatan kami," ujarnya.



Perlawanan akan melakukan tugasnya untuk melindungi bangsa Palestina, tambah Enkhaleh.
Sementara itu, juru bicara Jihad Islam mengatakan bahwa Palestina selalu berhak untuk merespon jika salah satu anggotanya terbunuh.
"Musuh bersikeras pada pertempuran, dan tidak tertarik untuk meredam ketegangan.  Pergerakan Jihad Islam berkomitmen untuk membela rakyat Palestina dan berhak untuk merespon kriminalitas Israel.  Israel bertanggung jawab penuh untuk dampak dari kejahatan mereka," ujar Daoud Shehab.
Israel melancarkan agresi militer besar selama 22 hari pada awal 2009 lalu yang menewaskan sedikitnya 1.400 sipil Palestina, kebanyakan perempuan dan anak-anak.

Misi pencarian fakta PBB yang dipimpin oleh hakim Afrika Selatan, Richard Goldstone telah menuduh Israel melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam serangannya di Gaza.
Namun, baru-baru ini ia mencabut laporannya, mengatakan bahwa ia telah salah mengatakan Israel telah sengaja menargetkan warga sipil selama perang Gaza.
Mengenai masalah ini, senior Jihad Islam, Ahmad al Mudallal mengatakan Goldstone mencabut pernyataannya karena tekanan oleh Zionis terhadapnya

sumber : arrahmah.com


sea games 2011